Showing posts with label Wisata. Show all posts
Showing posts with label Wisata. Show all posts

Expedisi Curug Telu Baturaden Jawa Tengah

Seperti yang Anda tahu bahwa Purwokerto terletak di bawah kaki Gunung Slamet, maka wajar bila banyak terdapat wisata air terjun atau curug. Saking banyaknya, masih ada yang belum terekspose atau bisa diakses dengan mudah untuk masyarakat umum. Nah salah satu yang belum lama tren dan banyak yang penasaran (termasuk saya) adalah Curug Telu – Karangsalam – Baturraden.

Curug telu artinya Air Terjun Tiga, dan memang di lokasi curug telu secara kasat mata terlihat ada 3 air terjun seperti terlihat pada slideshow dibawah ini.

Dari foto-foto diatas terlihat ada 3 curug yang ditengahnya ada jembatan pipa (sepertinya pipa air). Air terjunnya memang tidak terlalu tinggi, mungkin sekitar 10 meter dan saat kami berkunjung debit airnya tidak terlalu banyak sehingga air tidak terlalu deras dan sungainya tidak terlalu tinggi airnya. Bahkan salah satu curugnya seperti malas-malasan menurunkan airnya.

Saat kami berkunjung ke Curug Telu suasananya cukup ramai karena memang pas hari minggu ditambah lagi Curug yang di kelola oleh warga sekitar ini sedang booming. Nampak parkiran motor cukup penuh dan di lokasi curug juga ramai. Diantaranya ada yang bermain di kedung, atau sekedar bermain air, foto selfie dan ada juga yang hanya duduk-duduk menikmati suasananya yang sejuk.

Di sekitar lokasi curug telu sebenarnya ada curug lain yaitu curug pete yang selalu dilewati saat menuju ke lokasi curug telu (pas jembatan beton) dan curug lawang atau sendang bidadari. Dan diluar area curug telu juga ada Curug Moprok yang aksesnya katanya masih susah.


TARIF MASUK DAN RUTE DARI PURWOKERTO KE CURUG TELU – KARANGSALAM

Sebelumnya saya mengira kalau karangsalam yang dimaksud adalah karangsalam yang ada kampus Unwiku itu loh, ternyata bukan heheh. Sama-sama karangsalam sih -_-. Oh iya jika Anda ingin datang ke lokasi Curug Telu – Karangsalam – Baturraden, bisa melalui beberapa akses jalan. Kalo dari Lokawisata Baturraden bisa melewati jalan depan hotel Queen Garden turun ke selatan mungkin sekitar 1Km. Saya dan teman – teman juga lewat situ sih. Soalnya sebelumnya memang dari Curug Ceheng, Telaga Sunyi dan mampir istirahat sebentar di terminal atas.
Jika dari pusat kota Purwokerto, silahkan ikuti rute sesuai foto diatas. Dari Purwokerto ke arah Baturraden, sebelum Gerbang Mandala (kemutug) ada pertigaan belok kanan ikuti saja jalan ini hingga bertemu pertigaan SD Kemutug Kidul belok kanan ikuti penunjuk arah ke Kotayasa / Sumbang. Lalu Anda akan bertemu pertigaan belok kiri ke arah Karangsalam. Ikuti jalan hingga bertemu pertigaan masjid / mushola. Ikuti arah Munggansari / Lok. Baturraden dan ikuti saja jalan ini hingga bertemu Gerbang Curug Telu yang di seberangnya juga ada penunjuk arah.
Jika jalan sebelumnya sudah beraspal dan cukup bagus, memasuki lokasi wisata curug telu jalannya masih tanah berbatu dan sawah di samping kanan kiri. Jalan tanah ini tidak sampai 1km sih tapi harus hati-hati terutama untuk mobil karena tidak terlalu lebar.
Setelah sampai di parkir, Anda akan disambut petugas parkir dan diarahkan ke gerbang / loket tiket masuk yang tarifnya 3 ribu per orang. Sedangkan parkir 2 ribu per motor (mobil gak nanya :D). Di lokasi ada beberapa warung makanan dan minuman jika Anda tidak membawa bekal. Ada toilet dan ruang ganti pakaian dekat kedung pete. Semuanya di kelola oleh warga sekitar dan mohon jika berkunjung tetap menjaga kebersihan yaa…
nb: Video Curug Telu

 

Wisata Curug Cipendok Cilongok Purwokerto Banyumas

Dari galeri foto diatas terlihat genangan air di curug cipendok tidak terlalu tinggi, karena memang debit airnya sedang menipis di akhir musim panas. Foto diatas diambil saat kami berkunjung pada hari Minggu 4 Oktober 2015. Namun meskipun musim panas, suasana di curug cipendok tetap sejuk dan agak berembun. Tarif Tiket, Lokasi dan Rute menuju Curug Cipendok Lokasi wisata Curug Cipendok berjarak sekitar 20-25km dari Purwokerto, bisa di tempuh sekitar 30 menit, bisa lebih cepat atau lebih lama tergantung keramaian jalan. Paling gampang adalah melalui rute pertigaan Losari yang berada di jalur utama Purwokerto – Ajibarang yang juga merupakan jalur ke pantura Purwokerto – Jakarta. Dari alun-alun atau Jl. Jend. Sudirman lurus ke barat hingga karang lewas terus ikuti sampai melewati pasar cilongok dan masih terus hingga pertigaan loasir seperti pada foto galeri rute berikut.

Dari pertigaan Losari belok kanan / utara dan ikuti terus jalan ini hingga sampai di lokasi Gerbang Wana Wisata Curug Cipendok. Sepanjang perjalanan akan menemui Flyover Rel Kereta Api Karangsari, Tanjakan yang cukup tinggi, peternakan sapi dan beberapa hotel murah mendekati area Curug Cipendok. Oh iya jika Anda tidak membawa kendaraan pribadi juga bisa menggunakan angkutan umum, setelah turun di pertigaan Losari Anda bisa naik ojek atau minibus Koperades yang bisa di sewa / charter untuk mengantar para wisatawan. Sesampainya di Gerbang Wisata Curug Cipendok Anda akan disambut oleh petugas tiket. Untuk harga tiketnya saat ini Rp. 9.000 per orang. Dari gerbang ini masih melanjutkan perjalanan kurang lebih 1km menuju tempat parkir mobil dan motor. Dan lokasi Curug Cipendok sekitar 500 meter dari tempat parkir melewati jalan setapak.

Oh ya di sekitar lokasi Curug Cipendok juga ada warung makan yang menyediakan makanan baik nasi rames, mendoan, dan beberapa jenis makanan dan minuman lainnya. Sebaiknya tidak usah bawa bekal makanan untuk agar mereka tetap eksis jualannya dan tentunya Anda lebih santai menikmati perjalanannya. Pengunjung juga bisa menemukan pemandu wisata atau petugas jika memerlukan bantuan atau informasi.
Beberapa fasilitas yang ada di sekitar lokasi Curug Cipendok diantaranya Mushola, Tempat bermain anak, cottage, outbond, jogging track dan jungle track. Dekat curug cipendok juga ada curug lain (namanya lupa) namun lokasinya masih susah di akses namun menurut info dari petugas pemandangannya sangat bagus, Pengunjung bisa minta bantuan guide untuk sampai ke lokasi curug ini dengan biaya kalau tidak salah 30 ribu per kelompok. Lokasi lain yang juga cukup menarik adalah Telaga Pucung yang berada sebelum sampai di tempat parkir curug cipendok.
    

Pesona Alam Curug Ceheng Baturaden #Purwokerto Satria

Wisata alam di sekitar Purwokerto dan sekitarnya banyak di dominasi antara air dan pegunungan. Karena memang letak Kota Purwokerto berada di bawah kaki Gunung Slamet. Makanya wajar jika banyak terdapat air terjun, pancuran atau curug. Salah satun yang cukup dekat dari pusat kota adalah Curug Ceheng


Curug Ceheng terletak di tengah hutan atau perkebunan namun tidak jauh dari jalan umum yang sudah teraspal mulus. Berada di desa Gandatapa kecamatan Sumbang, daerah ini berada di ketinggian 600 meter diatas permukaan laut (DPL). Makanya wajar jika suasananya sejuk dan nyaman untuk bersantai dan refreshing. Tak heran meski tidak sebesar kawasan wisata baturraden, tempat ini menjadi salah satu alternatif wisatawan lokal dan cukup ramai terutama pada hari libur. Bahkan ada yang tidak turun ke lokasi curug, hanya menikmati suasana sekitarnya yang juga memiliki pemandangan yang bagus. Apalagi di dekat area curug juga ada beberapa gazebo meskipun kurang terawat.

Saat kami datang berkunjung, debit air memang sedang tidak terlalu besar karena sudah lama musim panas. Makanya wajar pancuran airnya tidak terlalu besar dan kolam kedung dibawahnya dan sungainya juga tidak terlalu banyak airnya. Saat kami berkunjung cukup ramai yang datang, meskipun yang di foto diatas tidak terlihat banyak namun sebenarnya yang datang bergantian. Dua orang dari team PurwokertoGuidance turun salah satunya Agung yang sedang foto selfie nampak diatas, sedang Babas sibuk mengambil foto sekeliling curug, dan saya tetap diatas (ada rasa merinding di kaki hahahah). Trus ngapain saya di atas curug….

Sebelum turunan ke arah curug, disitu 2 ada penjual makanan dan minuman yang merupakan warga sekitar. Saya memilih menikmati pecel saja deh karena pas dalam perjalanan berangkat kesini memang sudah ada rasa lapar sedikit :D, Kalo di lokasi curug ga ada yang jualan, tapi kata 2 teman saya yang turun ada anak-anak yang jual minuman kemasan sih.


RUTE KE CURUG CEHENG DARI PURWOKERTO

Untuk menuju ke lokasi curug ceheng, menurut kami rute paling gampang adalah lewat UMP (Universitas Muhammadiyah Purwokerto) Dukuhwaluh. Dari UMP ke arah timur hingga perempatan Sumbang (ada tugu, pasar dan polsek) lalu belok kiri ke arah utara dan ikuti terus jalan ini sekitar 10KM, jika ada pertigaan atau perempatan gak usah belok sampai di lokasi gerbang Curug Ceheng. Dari UMP sampai ke curug ceheng akan memakan waktu sekitar 15-20 menit santai. Sedangkan dari pusat kota purwokerto mungkin sekitar 30 menitan. Kondisi jalannya sudah bagus dan mulus.
Sesampainya di gerbang Ceheng Anda akan di sambut petugas tiket dan parkir yang akan mengarahkan Anda. Untuk lokasi parkir sepeda motor persis dibelakang loket tiket, sedangkan parkir mobil masuk dekat lokasi curug. Dari gerbang menuju lokasi cukup dekat koq paling sekitar 300 meter saja. Untuk harga tiket, karena kami menggunakan sepeda motor, 1 motor bocengan dihitung Rp. 7.000 dan kami lupa tidak mencatat tarif untuk mobil atau yang masuk tanpa kendaraan, padahal sudah nanya -_-.
Selepas dari Curug Ceheng kami melanjutkan perjalanan menuju lokasi wisata lain melewati lokasi peternakan Sapi yang pemandangannya mirip New Zealand katanya sih (hahahah… ), trus menuju Telaga Sunyi, Baturraden dan Curug Telu Karangsalam – Baturraden. Tunggu liputannya yah..






Curug Ceheng.

Birunya Pesona Telaga Sunyi Baturaden #Purwokerto Satira

Dari namanya, Anda pasti sudah membayangkan kalau tempat wisata ini keadaannya sangat sepi dan jauh dari keramaian. Tidak salah, obyek wisata Telaga Sunyi memang agak jauh dari keramaian dan tidak seramai lokawisata baturraden. Berjarak sekitar 2.8 KM dari Lokawisata Baturraden / Terminal ke arah timur dan bisa ditempuh dengan kendaraan mobil/motor sekitar 10-15 menitan.

Cocok untuk menyepi, melepaskan kepenatan sejenak dari kesibukan sehari-hari, Telaga Sunyi Baturraden menyajikan pemandangan alam yang hijau sejuk dan air yang dingin segar. Nampak pada foto dibawah ini pengunjung sedang bersantai dan ada pula yang sedang bermain air atau renang.
Disediakan juga tempat ganti / bilas untuk pengunjung yang habis nyebur. Ada juga mushola. Namun disini tidak banyak penjaja makanan / minuman seperti lokasi obyek wisata pada umumnya, hanya ada beberapa saja.
Selamat berkunjung dan jaga kebersihan….
Dan review video kami di bawah ini

 

Wisata Alam Kebun Raya Baturraden - Jawa Tengah #Purwokerto Satria

Kebun Raya Baturaden berlokasi di area tempat wisata Baturaden, kalau dari kota Purwokerto kurang lebih 14 km, karena saya berangkat dari Banyumas maka diperkirakan 30 km jaraknya, dan kalau ditempuh dengan sepeda motor kurang lebih 1,5 jam dengan kecepatan yang tergolong pelan, karena paling2 saya jalannya mentok di angka 40.

Lokasi tepatnya ada di desa Kemutuk Lor Kecamatan  Baturaden Kabupaten Banyumas, sudah di ketinggian kurang lebih 600 - 700 mdpl. Bagi yang sudah pernah ke wisata Baturaden, posisi Kebun Raya Baturaden belok kanan sebelum pintu masuk Baturaden, yaitu kearah lokawisata Wanawisata. Tiket masuk seharga Rp.10.000,- dan parkir sepeda motor Rp. 3.000,-

Yang punya ide untuk mendirikan Kebun Raya Baturaden adalah Ibu Megawati Soekarno Putri ketika masih menjabat sebagai Wakil Presiden RI tahun 2002, sehingga karenanya yang meresmikan Kebun Raya ini juga beliau pada tanggal 19 Desember  2015. Dan yang melaunching Kebun Raya ini juga Yayasan Kebun Raya Megawati Soekarno Putri. 

Sebenernya sangat tidak nyaman pasang foto2 Kebun Raya ketika itu, tgl 23 Desember 2015, karena ternyata di media massa sudah ada berita terjadinya perusakan taman bunga oleh pengunjung yang pada selfie. Jadi kami kena getahnya juga, dapat nasehat2 dari orang2 bijak agar tidak selfie dan merusak tanaman di sekitar taman. Jleb,,,,sakit rasanya. Pan kami bukan tipe perusak, kami adalah tipe penyayang dan pengagum keindahan alam tulen, gimana ceritanya kalau "ujug2" berubah jadi perusak ????

Baiklah, Kebun Raya Baturaden merupakan wisata edukasi, sangat banyak jenis2 tanaman disini, dari mulai tanaman Liliana, tanaman perdu, tanaman merambat, anggrek bahkan koleksi pohon2an juga banyak. Biasanya Kebun Raya di kelola oleh Pemerintahan Setempat bekerja sama dengan LIPI dan Kementrian Kehutanan.

Dari keseluruhan luas Kebun Raya katanya baru kurang lebih 15% yang diberdayakan sebagai taman, bisa dibayangkan apabila sudah maksimal pengelolaannya, maka tema Kebun Raya sebagai "Pusat Tanaman Pegunungan Jawa" akan terwujud.

Untuk tanaman2 perdunya karena masih baru terlihat belum rimbun benar, juga tanaman anggreknya belum pada berbunga, kemungkinan beberapa tahun kedepan baru akan nampak keindahan yang sempurna.

Rupanya wahana2 yang lain juga sudah dibangun disini seperti wahana permainan anak, rumah pohon dll, namun karena kami sudah kesorean datangnya sehingga tidak sempat mengunjungi area2 itu.

Tepat disebelah Kebun Raya ada jalan menuju lokasi wisata Pancuran 7 Baturaden, kurang lebih 36 km lagi. Biasanya apabila lewat jalan normal di wisata baturaden maka akan ditempuh dengan jalan kaki melewati Pancuran 1, 2, 3, 4, 5, 6 dan 7, namun jika lewat Kebun Raya maka kendaraan bisa langsung sampai di Pancuran 7 (tapi saya juga belum mencobanya).

Ketika hendak turun tiba2 ketemu dengan kawan SD, olala, reuni yang tanpa sengaja sungguh berkesan. 40 tahun yang lalu kami sama2 lulus dari SD,,,,,,,ups keceplosan, jadi ketahunan kalau saya sudah tua,,,,,,xixixixi

Jalan2 ke Baturaden jika hanya ke Kebun Raya mungkin kurang puas, maka sebelum keluar dari area Kebun Raya kita bisa menikmati hutan pinus yang ada di sekitar Wana Wisata.  Bahkan jika ingin menginap juga bisa menyewa di Vila Perhutani, saya pernah nginap disini beberapa tahun yang lalu ketika ada acara mudik bareng Warga Banyumas yang ada di Jakarta.

Jika dirasa sudah puas refreshing, apalagi kalau perut sudah keroncongan, maka segeralah turun, karena di area ini belum ada resto2 yang bagus, paling hanya bisa ketemu tukang bakso atau somay bersepeda. Turun ke daerah Pabuaran / sebelum Kampus Universitas Jenderal Soedirman banyak sekali cafe2 dan resto mewah yang bertebaran dikanan kiri jalan. Kami singgah di Lumbung Cafe yang ada dikiri jalan jika dari Baturaden, tepat di depan Pom Bensin Pabuaran. Ada menu nasional ada juga menu Wertern. Kami ber 4 memesan menu seperti yang ada dibawah cukup dengan uang Rp. 200.000,-


 

Berburu Sunrise Di bukit TRANGGULASIH Baturaden Jawa Tengah #Purwoker...

Di masa sekarang ini tiba-tiba banyak bermunculan tempat wisata atau tempat rekreasi di daerah-daerah di Indonesia. Tidak terkecuali di Banyumas, selain muncul beberapa taman rekreasi buatan seperti Andhang Pangrenan, Taman Satria & Balai Kemambang, tempat rekreasi alami pun mulai banyak ditemukan, salah satunya adalah bukit Tranggulasih.

Terletak di Desa Windujaya kecamatan Kedungbanteng Banyumas, tepatnya di RT 03 RW 05, sekitar 15km dari pusat kota. Bukit ini banyak menyita perhatian wisatawan dalam maupun luar kota. Dapat ditempuh dari dua jalur, bisa dari desa Kedungbanteng ke utara lewat gerbang masuk Curug Gomblang, atau bisa juga dari kawasan wisata Curug Bayan (Curug Gede) Baturaden. Hanya dengan membayar tiket masuk parkir senilai Rp. 3000,- saja kita sudah bisa berekreasi sepuasnya ditempat ini.

Masih terletak di kaki gunung slamet, di bukit ini udara terasa asri dan sangat sejuk. Dari bukit ini Anda bisa melihat kota Purwokerto dari ketinggian, tidak hanya Purwokerto, bahkan Purbalingga dan Pemalang pun terlihat dari atas bukit ini. Sungguh, pemandangan yang sangat menakjubkan.
Dari lokasi parkir, membutuhkan waktu untuk memanjat ke bagian atas bukit, tetapi tenang saja tidak terlalu jauh hanya sekitar 200m, tergantung lokasi mana yang akan kita singgahi. Ada 4 Bukit utama di kawasan ini yakni bukit Datar, bukit Cinta Suramenggala, bukit Tinggi, dan bukit Tranggulasih itu sendiri.
Tidak tahu pasti dari mana bukit-bukit itu diberi nama demikian, bahkan asal mula penemuan bukit ini sendiri juga masih simpang siur. Kami mendengar dari penduduk sekitar, dulunya di tempat ini banyak offroader atau crosser (para hobi motor cross atau trail) memacu adrenaline mereka dengan menyusuri bukit ini. Memang terbukti  dengan adanya beberapa jejak ban motor cross yang kami temui di kawasan ini.
Entah benar atau tidaknya tidak terlalu penting, karena kawasan ini benar-benar tercipta dari alam yang merupakan tempat umum dan sangat menakjubkan. Jadi menetapkan siapa penemunya pun tidaklah terlalu penting.
Untuk Anda yang mempunyai hobi camping, lokasi ini sangat cocok sekali untuk menjadi destinasi. Tempatnya pun tidak terlalu jauh dari pemukiman warga. Bahkan didalam kawasan ini banyak sekali penjual minuman, gorengan, makanan ringan, mi instan, kopi, dan lain sebagainya. Sangat memudahkan Anda jika memerlukan kebutuhan untuk camping atau bermalam di bukit Tranggulasih ini.
Disini Anda bisa menikmati Sunrise dan Sunset dengan pemandangan yang sangat indah. Selain itu pepohonan yang rindang dan udara yang segar sangat cocok untuk berekreasi dan menenangkan diri dari penat. Tempat yang sangat cocok untuk berekreasi akhir pekan untuk semua kalangan. Tidak hanya anak muda, bapak-bapak serta ibu-ibu bahkan anak-anak juga sangat antusias melihat Purwokerto dari atas bukit ini. Seakan tidak mau melewatkan moment begitu saja, para pengunjung pun mengabadikan moment tersebut dengan kamera-nya.
Dan sebagai pengunjung kita juga harus ikut menjaga dan melestarikan keindahan alam Tranggulasih. Cukup dengan tidak membuang sampah sembarangan dan tidak merusak apa yang ada di alam tersebut. Kita sudah ikut melestarikannya.
Dan ReView Video kami dan jangan Lupa Subscraibe..

 

Panorama Wisata Watu Meja Baseh, Banyumas Jawa Tengah #Purwokerto Satria

Satu lagi tempat wisata baru yang belum lama ini menjadi salah satu tempat favorit, Watu Meja – Bukit Badar, desa Tumiyang Kecamatan Kebasen – Banyumas. Ya tempat ini sedang menjadi trending setelah sebelumnya ada Curug Telu yang berada di Karangsalam Baturraden.

Watu Meja ini berada di atas perbukitan di sepanjang jalan pintas Patikraja – Sampang melalui jembatan lama. Akses masuk dari jalan besar hanya bisa untuk sepeda motor sampai sebelum jalan setapak yang hanya bisa dilalui pejalan kaki. Dari jalan besar ada beberapa akses yang sudah ada tanda spanduk dan beberapa penjaga sekaligus tukang parkir. Untuk masuk ke lokasi Watu Meja saat ini masih seikhlas pengunjung dan tidak tidak dipatok besaran minimalnya. Kami masuk melalui gerbang paling utara (Tumiyang). Dan untuk ke lokasi ada 2 opsi, akses jalan ekstrim atau jalur biasa yang sedikit memutar lebih jauh. Jalur extreem memang jaraknya lebih dekat namun kondisi jalannya cukup terjal dan tidak ada pagar pengaman / pegangan samasekali. Lihat saja foto atau video youtubenya dibawah.

Di lokasi Watu Meja sudah berjajar beberapa penjual makanan dan minuman yang merupakan warga tumiyang dan sekitarnya. Begitu juga beberapa penjual yang berada di beberapa titik jalan / jalur menuju lokasi Watu Meja. Jadi tidak perlu khawatir kelaparan atau kehausan karena memang jalur atau rutenya cukup melelahkan.

Jalan yang terlihat di galeri diatas adalah jalur biasa yang tidak terlalu terjal tapi tetap sempit dan beberapa lokasi kurang aman karena di sampingnya berupa tebing cukup tinggi. Di lokasi Watu Meja sendiri juga hanya dipagar bambu meskipun didepannya berupa tebing yang tinggi sehingga pengunjung harus tetap berhati-hati. Disini juga ada peringatannya.

Untuk menuju ke lokasi wisata Watu Meja – Bukit Badar di desa Tumiyang kecamatan Kebasen, Banyumas dari kota Purwokerto cukup mudah. Lokasinya berjarak sekitar 13km dari alun-alun Purwokerto. Melewati jalan pintas Patikraja – Sampang, dari pertigaan pasar Patikraja lurus (bukan belok kanan) melewati jembatan. Setelahnya akan menemui perempatan yang ada tugu batiknya lurus saja. Sekitar 2KM akan sampai di gerbang pertama, kami lewat gerbang ini dan motor masuk sampai ke pos parkiran.

Sesampainya di pos parkir pengunjung akan ditunjukkan arah jalan ke lokasi Watu Meja. Ada 2 jalur dari pos ini yaitu jalur biasa dan jalur ekstrim (lebih dekat tapi lebih menantang). Lebih aman lewat jalur biasa meskipun jalannya memutar sedikit lebih jauh tapi jalannya tidak terlalu terjal. Tidak ada tiket masuk atau sejenisnya, pengunjung hanya diminta mengisi buku daftar pengunjung dan sumbangan sukarela saja boleh saat masuk ataupun saat pulang.

Bisa di review video perjalanan kami untuk menuju tempat wisata watu meja kebasen, banyumas... dan jangan lupa subscraibe.

 

DREAM LAND PARK PANCASAN AJIBARANG #Purwokerto Satria

Pancasan. Desa yang berada di Ajibarang, Banyumas ini terkenal memiliki sumber daya air yang sangat melimpah. Sobat Jajandolan sendiri, terutama yang berasal dari daerah sekitaran Ajibarang juga pasti sudah mengenal beragam legenda atau cerita rakyat yang berkembang tentang asal-usul mata air abadi di Pancasan. Hal ini kemudian menjadi daya tarik tersendiri bagi banyak orang, terutama bagi seorang Wastam Saryadi, pemilik modal yang melirik sumber daya air tak terbatas yang berada di Pancasan ini, untuk kemudian dibangun obyek wisata air atau water park sebagai tempat hiburan dan rekreasi keluarga terbesar di Banyumas. Inilah Dream Land Spring Water Park

Buat Sobat Jajandolan yang belum tahu, Dream Land sendiri berdiri di atas lahan bekas pabrik tapioka peninggalan Belanda yang terbengkalai. Sobat masih bisa melihat langsung jejak peninggalan Belanda berupa kincir air raksasa yang masih ada di Dream Land hingga saat ini. Pertimbangan dan keputusan Bapak Wastam jatuh ke lokasi ini, untuk merombak tempat tersebut dan membangun impiannya mendirikan Dream Land Spring Water Park di sana. Setelah beliau bersama tim melakukan survei di berbagai wilayah di Banyumas hingga menemukan lokasi yang pas di Pancasan ini, Dream Land kemudian dibangun di sana dan resmi dibuka sejak 24 Februari 2011.

Tim Jajandolan diberi kesempatan untuk mewawancarai Bapak Agus Suprihadi, selaku General Manager Dream Land Spring Water Park, sekaligus menjadi wakil Bapak Wastam yang tidak berhasil kami temui pada saat itu. Menurutnya, untuk saat ini - Dream Land sendiri menjadi wahana air / water park terbesar dan terlengkap se kabupaten Banyumas. Ketika ditanyai mengapa memilih Pancasan untuk membangun Dream Land, beliau menjelaskan bahwa tidak ada tempat lain yang seperti Pancasan ini di Banyumas. Dengan SDA air tak terbatas yang dikaruniakan oleh Allah SWT, serta memiliki view alam yang bagus dan letaknya yang strategis di pinggir jalan raya Ajibarang - Wangon, begitu melihatnya, sudah langsung sreg saja dan langsung dibeli oleh Bapak Wastam.

Dream Land didirikan atas modal perorangan milik Bapak Wastam sendiri dan bukan merupakan hasil invesatsi dari beberapa pihak, karena memang Dream Land tidak menerima investasi dari siapapun, kecuali jika ada pihak yang memiliki wahana unik dan menarik, yang belum pernah ada sebelumnya, untuk dititipkan di tempat wisata ini, tentu pihak Dream Land masih terbuka dan menerima dengan senang hati.


Fasilitas Kolam Renang Dream Land Spring Water Park Ajibarang
Buat Sobat Jajandolan yang pernah liburan ke sini pasti sudah tahu, kalau fasilitas kolam renang yang ada di sini sangat lengkap. Ada total 8 kolam renang dengan kategori fungsi dan kedalaman masing-masing. Setiap kolam renang dilengkapi oleh beragam wahana air seperti water slide untuk dewasa dan anak-anak, wahana ember tumpah raksasa, water playground anak, kolam arus, dan masih banyak wahana air lainnya. Tidak ketinggalan pula ada water slide raksasa serta wahana baru kolam ombak yang sudah dibuka dan bisa anda nikmati secara gratis.

Taman Reptil & Aneka Satwa
Selain menyuguhkan beberapa fasilitas dan wahana air, di Dream Land juga terdapat Taman Reptil dan satwa yang didatangkan langsung dari berbagai daerah di sekitar Banyumas maupun dari luar negeri. mas Kusno, selaku penanggung jawab sekaligus pawang dari semua reptil dan satwa di sini, menuturkan bahwa di Dream Land ada banyak sekali jenis aneka reptil dan satwa, dari reptil sendiri ada Buaya Muara, Aligator, lalu ada Iguana, dan beraneka jenis ular seperti : Python Retic atau Sanca Kembang, dan Python Molure atau Sanca Bodo Albino, dimana pengunjung bisa berinteraksi atau berfoto secara langsung dengan jenis ular ini, lalu ada Ular Pucuk, Florida King, Ular Pelangi, Ular Macan Air, Ular Welang, King Cobra & Ular Derik yang merupakan ular yang paling berbisa dan sangat mematikan, serta masih banyak lagi jenis lainnya.

Dari sisi perawatan sendiri, mas Kusno selalu menjaga kesehatan dan kebersihan reptil maupun satwa yang ada. Contohnya untuk reptil, dalam hal pemberian makanan. Jenis ular besar seperti Python, akan diberi makan 3 ekor ayam selama 1 bulan sekali untuk satu ekornya, sementara untuk jenis ular kecil, diberi makan 3 - 5 burung Pipit kecil selama 1 minggu sekali per ekornya, ada juga buaya dimana pemberian makannya berupa 1 ekor ayam untuk jangka 4 hari per ekornya. Untuk masalah perawatan dan kebersihan, hampir setiap hari mas Kusno bersama rekan - rekannya memandikan dan membersihkan semua satwa yang ada.

Khusus buat Sobat Jajandolan yang mau berinteraksi dan berfoto dengan ular jenis Python, jangan takut dan khawatir karena ular ini sudah jinak dan dirawat sejak kecil oleh mas Kusno sendiri. Tapi kalo untuk sobat yang Phobia sama ular, mending gak usah ya.. cukup nonton atau lihat saja dari kejauhan, hehe..

Selain jenis reptil, di sini juga terdapat beragam jenis aneka satwa dari bermacam jenis hewan dan unggas yang unik dan langka, beberapa diantaranya dibiarkan berkeliaran di sekitar taman seperti Ayam Kalkun & Ayam Walik, tentunya agar pengunjung dapat berinteraksi secara langsung dengan satwa tersebut.

Zona Aquarium
Di sini, kita bertemu dengan mas Hery, Penanggung jawab bagian Zona Aquarium. Berbekal pengalamannya sebagai pecinta alam dan penggiat lingkungan, pria asal Purwokerto ini tertarik untuk terjun ke dunia aquarium, karena menurutnya, dari dunia aquarium ia bisa mempelajari banyak hal seperti Biologi, Kimia, Fisika, Ekologi, Teknologi, bahkan Seni.

Terbukti dari pengalaman dan ketrampilannya, Zona Aquarium ini berhasil di sulap oleh mas Hery menjadi display aquarium yang sangat apik dan menarik. Ada kurang lebih 50 aquarium dengan beragam jenis ikan air tawar konvensional dan pemandangan biotope aquascape yang mengagumkan. Jenisnya beragam, seperti ikan Mas Koki, ada juga jenis Angel Fish, Buenos Aires Tetra, Komet, Ikan Sumatera, Red Parrot, Black Ghost, dan masih banyak jenis ikan lainnya. Selain ikan air tawar konvensional, di sini juga terdapat ikan Arapaima, yang merupakan jenis ikan air tawar terbesar di dunia. Ikan ini berasal dari daerah tropis Amerika Selatan dan dapat tumbuh mencapai panjang 3 meter dan bobot 200 Kg!! Untuk pemberian makanannya sendiri, 1 Ikan Arapaima diberi makan berupa ikan lele sebanyak 5 kg selama 3 hari sekali.

Mas Hery dipercayakan secara langsung menangani Zona Aquarium ini, mulai dari pemilihan ragam jenis ikan, pembelian kebutuhan atau perlengkapan untuk mendesain aquascape, hingga perawatan ikan dan peralatan aquarium itu sendiri. Bahkan mas Hery bercerita, bahwa ia sendiri yang mencari bebatuan karang untuk ornamen aquascape nya - yang ternyata ia cari langsung di perbukitan daerah Karang Kemojing, Gumelar. Tidak hanya itu, sampai hal sedetail lampu atau pencahayaan saja, mas Hery menentukan dan merangkai sendiri jenis lampu dan komponen yang digunakan. Ia memilih menggunakan jenis lampu UV ketimbang jenis lampu lainnya. Hal ini disebabkan karena jenis lampu ini dapat mengganti peran matahari untuk kelangsungan hidup biota dan ekosistem di dalam air. Selain itu cahaya yang dihasilkan pun dipandang nyaman, dan memberikan kesan menenangkan bagi mata. Selain itu, cahaya yang dihasilkannya pun tidak menyilaukan dan aman bagi retina balita maupun anak kecil walaupun dipandang dalam jangka waktu yang cukup lama.

Dalam kurun beberapa hari sekali, mas Hery sering mengubah-ubah set dan tatanan aquarium agar pengunjung tidak bosan, dan agar pengunjung dapat belajar banyak hal, terutama bagi anak-anak dalam mengenali ragam jenis ikan. Kedepannya, Zona Aquarium ini juga akan terus berkembang dan melengkapi ragam jenis ikannya, baik dari jenis ikan air tawar maupun ikan air laut.

Selain Taman Reptil & Zona Aquarium, masih banyak lagi fasilitas dan wahana yang dapat dinikmati di Dream Land, seperti Flying fox, fasilitas danau seluas 40 x 280 meter, dimana kita bisa menyewa perahu dan jetski, lalu ada permainan Bom-bom car untuk anak, bioskop 4D, ada juga Taman Batu, panggung hiburan, kafe, lapangan futsal, fasilitas umum seperti kamar mandi, toilet, aula / balai gathering, mushola dan masih banyak lagi fasilitas-fasilitas yang ada di Dream Land.

Untuk tarif tiket masuknya sendiri, ada kurang lebih 3x kenaikan tarif sejak awal dibukanya Dream Land, mulai dari Rp. 10.000,- /orang untuk hari biasa & Rp. 15.000,- di hari libur nasional, lalu naik menjadi Rp. 15.000,- /orang untuk hari biasa & Rp. 20.000,- di hari libur, hingga kini menjadi Rp. 20.000,- /orang untuk hari biasa & Rp. 25.000,- / orang di hari libur. Namun menurut pak Agus, tarif masuk pada saat libur musiman, seperti hari raya Lebaran sampai dengan H+10, harga tiket bisa naik, musim lebaran tahun kemarin saja mencapai Rp. 30.000,- / orang. Untuk masalah kenaikan tarif sendiri tergantung pada inflasi dan kondisi ekonomi yang berlaku, sampai kondisi tersebut stabil, baru tarif tiketnya pun distabilkan.

Tapi meskipun mengalami beberapa kali kenaikan tarif, obyek wisata Dream Land ini tetap ramai didatangi pengunjung dari berbagai kota, mulai dari dewasa, anak-anak, pelajar yang datang untuk ekstra kurikuler, rombongan wisata study tour dari berbagai wilayah di Banyumas, sampai luar kota seperti Tasik & Indramayu. Bahkan, ada pengunjung yang juga berasal dari Jakarta dan Lampung. Sobat Jajandolan bisa perkirakan sendiri bagaimana ramainya pengunjung Dream Land ini. Dari rata-rata pengunjung selama tahun 2014 saja, ada kurang lebih 860.000 pengunjung yang datang ke Dream Land. Jadi untuk tarif tiket segitu, sebenarnya sudah terbilang sangat murah, menimbang fasilitas dan wahana yang ada sudah sangat lengkap dan begitu banyak diminati oelh wisatawan lokal maupun luar daerah.

Ada kabar gembira buat Sobat Jajandolan semua, dimana Dream Land ternyata juga menjalin kerjasama dengan beberapa merchant di sekitaran Banyumas, untuk memberikan diskon spesial kepada para pelanggannya. Beberapa yang sudah bekerjasama diantaranya ada Inul Vizta Purwokerto, Telkomsel, Alfamart, SPS Honda Ajibarang, dan berbagai merchant lainnya. (untuk informasi tentang promo maupun diskonnya, silahkan pastikan sendiri di masing-masing merchant-nya ya Sob..hehe). Insya Allah, semoga kedepannya, Jajandolan juga berharap bisa menjalin kerjasama dengan Dream Land, dimana nanti ketika Jajandolan sudah membuat 'Member Sobat Jajandolan', diharapkan dari member tersebut bisa memperoleh diskon special, bukan hanya di Dream Land saja, tapi juga di berbagai tempat kuliner & wisata yang ada di seluruh Banyumas, Aamiin. Kita Doakan Saja agar hal ini cepat terealisasi..hehe.



Ajibarang.

Taman Balai Kemambang Purwokerto Banyumas #Purwokerto Satira

Anda butuh tempat rekreasi? Tapi buget minim? Tidak usah khawatir, Taman Balai Kemambang bisa jadi solusinya. Taman yang terletak di Kelurahan Karangkobar Purwokerto Utara ini merupakan salah satu taman wisata murah meriah yang ada di Kabupaten Banyumas, hanya dengan membayar tiket masuk seharga Rp. 2500 (dua ribu lima ratus rupiah)/orang saja, Anda sudah bisa berekreasi, bersantai, dan bermain sepuasnya di taman ini.


 Taman Balai kembambang diresmikan oleh bupati Banyumas A. Husein pada tanggal 24 Februari 2014. Dengan tujuan menata kota dan ikut serta dalam program pemerintah Indonesia untuk melindungi, melestarikan, dan melakukan penghijauan di pusat-pusat kota. Seakan tidak mau kalah dengan kota-kota besar di Indonesia, Banyumas dengan pemerintahan yang baru dengan sigap membenahi beberapa tempat penghijauan di kota Purwokerto, seperti Taman Kota Andhang Pangrenan, Taman Satria, Alun-Alun Purwokerto, Wisata Baturaden dan mendirikan Taman Kota baru ini, Balai Kemambang.

Memang, tidak ada yang spesial di Taman ini, kecuali dengan adanya pohon-pohon yang rindang, rerumputan yang membentang, serta beberapa tempat duduk, dan tempat berteduh, ditambah lagi dengan adanya kolam yang luas, serta beberapa arena bermain, sudah bisa menghilangkan penat. Apalagi kalau ketempat ini dengan orang yang spesial, wah benar-benar bisa menghilangkan stress akibat kesibukan bekerja atau sekolah. Tidak percaya…?? Coba saja, luangkan waktu Anda untuk berekreasi di Taman Balai Kemambang ini, entah bersama keluarga atau teman terdekat Anda.
Mengapa dinamakan “Taman Balai Kemambang” ??
Balai dan Kemambang” merupakan kata asli dari Banyumas. Kata Balai, berarti sebuah tempat yang biasa digunakan untuk sarasehan atau duduk-duduk santai untuk sekedar berbincang-bincang. Dan Kemambang, memiliki arti mengapung dalam bahasa Indonesia, jadi Balai Kemambang bisa diartikan sebagai tempat bersatai yang mengapung. Apakah Benar-benar mengapung ?? Iya, memang mengapung, diatas kolam seluas kurang lebih 250 meter persegi ada sebuah balai kecil yang mengambang ditengah-tengah kolam. Karena itulah taman ini dinamakan Taman Balai Kemambang.
Lalu seperti apakah Taman Balai Kemambang ini? Bagi Anda yang belum pernah berekreasi ke Balai Kemambang, dan ingin tahu seperti apa Balai Kemambang, Banyumasku punya
beberapa jepretan nih untuk Anda. Berikut preview Taman Balai Kemambang Purwokerto.


 

Jelajah Wisata Taman Rekreasi Andhang Pangrenan #Purwokerto Satria

Jelajah Wisata Taman Rekreasi Andhang Pangrenan Purwokerto, Banyumas - Jawa Tengah



Taman Kota Andhang Pangrenan Purwokerto merupakan tempat rekreasi alternatif selain alun-alun Purwokerto. Terletak di Kelurahan Karangklesem Purwokerto Selatan. Diresmikan pada tanggal 13 April 2011 oleh Bupati Banyumas pada saat itu Drs. Mardjoko. Dulunya Taman Kota Andhang Pangrenan merupakan terminal bus Purwokerto, dikarenakan ada perubahan pemerintahan pada waktu itu terminal bus Purwokerto dipindahkan ke Teluk. Dan tempat bekas terminal tersebut dibuat sebuah taman kota yang kita kenal dengan Taman Kota Andhang Pangrenan.
Di Taman Kota ini, Anda bisa menjumpai beberapa wahana atau media rekreasi seperti taman bermain anak, komedi putar, kereta mini, sepeda, atv, odong-odong dan masih banyak lagi. Selain wahana rekreasi, di Andhang Pangrenan Anda juga bisa bersantai dibawah rimbunnya pepohonan, menikmati angin segar, dan udara yang bersih. Karena fungsi dari taman kota tidak hanya untuk media rekreasi atau wisata saja, melainkan juga sebagai paru-paru kota. Dengan adanya taman kota ini tentu sangat membatu meminimalisir polusi udara di area kota Purwokerto

Di Andhang Pangrenan juga sering diadakan kegiatan hiburan seperti pentas seni, pentas kebudayaan, pameran-pameran, dan lomba-lomba tingkat kota/kabupaten. Maka dari itu, di Taman Kota ini dilengkapi dengan fasilitas yang cukup memadai, ada aula yang luas, toilet, air bersih, kamar ganti, kantin, mushola dan internet gratis alias jaringan Wi-fi. Hanya dengan tiket masuk Rp. 2500 (dua ribu lima ratus rupiah) perorang, Anda sudah bisa berekreasi dengan nyaman, bersantai dan melepas penat. Selain ada kegiatan hiburan, biasanya Andhang Pangrenan ramai pada hari sabtu malam atau malam minggu, juga pada hari minggu pagi sampai sore, waktu yang sangat pas sekali untuk melepas rasa lelah akibat kesibukkan.
Nama Andhang Pangrenan sendiri memiliki sebuah arti, kata Andhang berarti tempat dan Pangrenan memiliki arti hati yang riang atau senang. Jadi Andhang Pangrenan berarti tempat untuk bersenang-senang. Anda boleh bersenang-senang sepuasnya di Andhang Pangrenan, tapi ada yang perlu diingat Anda dilarang membawa makanan/minuman, membawa minuman keras, membawa hewan peliharaan, membawa benda tajam, membawa sepeda/otopet/sepatu roda, dan dilarang membawa bola/bermain bola. Peraturan tersebut tentunya dibuat demi untuk menjaga keamanan dan kenyamanan pada saat Anda berekreasi.
Itulah Taman Kota Andhang Pangrenan, tempat rekreasi yang sangat cocok untuk mengisi waktu luang bersama keluarga Anda. Selamat Berekreasi…

Review Video Jelajah Wisata Taman Rekreasi Andang Pangrenan Purwokerto, Banyumas - Jawa Tengah.


Itulah Taman Kota Andhang Pangrenan, tempat rekreasi yang sangat cocok untuk mengisi waktu luang bersama keluarga Anda. Selamat Berekreasi…

Baturaden Purwokerto Nature Tourism 2013 Original Audio #Purwokerto Satria

Baturaden Purwokerto Nature Tourism 2013 Original Audio #Purwokerto Satria

Pesona wisata Baturaden di Banyumas, Jawa Tengah terkenal sebagai destinasi wisata alam yang menarik untuk dikunjungi. Kawasan loka wisata Baturaden terletak tepat di kaki Gunung Slamet, sebuah gunung tertinggi di Provinsi Jawa Tengah. Hal ini membuat keadaan udara di kawasan wisata Baturaden menjadi sangat sejuk, cenderung akan menjadi dingin di saat malam hari.

Dengan panorama alamnya yang indah, kawasan wisata Baturaden dikenal banyak kalangan penikmat perjalanan sebagai salah satu destinasi wisata di Jawa Tengahyang favorit.
Saat Anda berada di kawasan wisata Baturaden, Anda dapat menyaksikan kota Purwokerto dari ketinggian, juga Pulau Nusa Kambangan serta sejumlah pantai berpanorama indah di Cilacap. Tidak hanya itu, Anda dapat mengunjungi sejumlah spot wisata Baturaden yang menarik, di antaranya mulai dari Pancuran Pitu, Wana Wisata, Taman Bitanin hingga Teater Alam Baturaden.
Taman Bitanin di Baturaden adalah taman yang memiliki sejumlah tanaman dan bunga yang tergolong langka, misalnya bunga Havana, Daun Dewa, Antarium Lipstick, Palem Paris, dan Widoro Laut.
Baca juga: Tempat Wisata di Purwokerto Paling Menarik
Alamat Lokawisata Baturaden: Karangmangu, Kec. Baturraden, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah  | (0281) 625893
Peta lokasiklik di sini 
Koordinat GPS: -7.313047,109.22937

Spot Menarik Wisata Baturaden

Pernahkan Anda mendengar legenda rakyat dalam kisah Lutung Kasarung yang terkenal itu? Legenda Lutung Kasarung adalah cerita rakyat yang berangkat dari keadaan di Baturaden. Inilah sebab mengapa legenda Lutung Kasarung menjadi bagian yang tak terpisahkan dari profil wisata Baturaden di Jawa Tengah.

1. Pancuran Pitu dan Pancuran Telu

Di areal wisata Baturaden juga terdapat tempat pemandian air panas, ini mungkin sesuatu yang Anda ingin kunjungi. Anda dapat mengunjungi Pancuran Pitu untuk menikmati air panas Baturaden. Suhu air di Pancuran Pitu ini berkisar antara 60 hingga 70 derajat Celcius. Mandi air panas di Baturaden diyakini mampu menyembuhkan penyakit melalui terapi air panas yang ada di sana.
Untuk keperluan terapi penyembuhan, Anda dapat mengunjungi Pancuran Telu yang berada di dalam kawasan wisata Baturaden tersebut. Jika Anda adalah warga Jakarta, Anda mungkin dapat menemukan lokasi pemandian air panas di Bogor atau mungkin air panas di Bandung.

2. Wana Wisata Baturaden

Selain pemandian air panas di Baturaden, Anda dapat mengunjungi lokasi perkemahan. Jika Anda ingin bermalam di Baturaden, Anda dapat mendirikan tenda di Wana Wisata tersebut.
Wana Wisata Baturaden merupakan hutan alam hijau yang sangat tepat untuk dijadikan tempat berkemah bersama keluarga atau para sahabat. Lokasi Wana Wisata ini berjarak sekitar 2 km dari pintu masuk Baturaden. Jarak ini tidaklah jauh jika ditempuh dengan berjalan kaki.

3. Telaga Sunyi

Jika Anda ingin melihat sebuah kolam sumber air murni yang ada di kawasan wisata Baturaden, Anda dapat mengunjungi Telaga Sunyi.

4. Taman Kaloka Widya Mandala

Anda mungkin akan tertarik untuk datang ke Taman Kaloka Widya Mandala. Taman ini adalah kebun binatang di Baturaden. Terdapat sebuah museum di sana yang berfungsi sebagai tempat menyimpan kerangka satwa khas Indonesia.
Jika Anda melakukan perjalanan wisata ke Baturaden dalam sebuah rombongan keluarga atau sahabat, maka taman ini akan menjadi pengalaman wisata yang menyenangkan.

5. Grebeg Syura

Jika Anda ingin mengetahui wisata budaya yang ada di kawasan wisata Baturaden ini, maka cobalah datang di bulan pertama dalam kalender tahun Islam. Anda akan dapat menyaksikan Grebeg Syura, sebuah acara yang telah menjadi tradisi masyarakat setempat.
Juga, ada pertunjukan musik Calung, tari tradisional Lengger, pertunjukan Kuda Lumping yang beraroma mistis, serta kegiatan mengunjungi situs-situs suci, lazimnya adalah kuburan yang disebut juga sebagai kenduren oleh masyarakat di sana. Inilah salah satu pesona tempat wisata di Jawa Tengah.

6. Teater Alam Baturaden

Di kawasan wisata Baturaden, Anda dapat menikmati pengalaman menonton yang unik. Pada sebuah teater yang merupakan pesawat terbang jenis Foxer 28 milik Garuda Indonesia Airways, Anda dapat menonton tayangan-tayangan film dengan sensasi seperti sedang naik pesawat terbang. Pesawat ini berdiri tepat di samping pintu masuk Baturaden.

Air Mancur Alun Alun Purwokerto #Purwokerto Satria

Tepat pada malam Tahun Baru 2015 Alun-Alun Purwokerto Resmi dibuka kembali, setelah ada kegiatan renovasi di alun-alun tersebut yang memakan waktu kurang lebih selama 5 (lima) bulan. Selain menjadi pusat kota, bagi masyarakat Purwokerto alun-alun sudah menjadi icon tersendiri bagi kota Purwokerto, dan walaupun sudah ada beberapa tempat rekreasi lainnya alun-alun masih menjadi tempat rekreasi utama masyarakat Purwokerto.


Dari awal adanya latar kabupaten, alun-alun Purwokerto sudah mengalami beberapa kali perubahan. Perubahan Pertama saat perpindahan Kantor Kabupaten Banyumas, alun-alun yang dulunya memang sudah menjadi pusat kota diubah menjadi sebuah halaman Kabupaten. Pada Tahun 2009 Bupati Banyumas saat itu Drs. Mardjoko dengan berani mengubah tampilan alun-alun Purwokerto menjadi tampilan taman yang lebih modern, dan sedikit dialih fungsikan sebagai tempat diadakannya acara kenegaraan seperti upacara dan tempat pergelaran budaya Banyumas.

Pada awalnya perubahan tatanan alun-alun yang dilakukan oleh Bupati  Mardjoko menuai banyak kontroversi, tidak sedikit masyarakat yang kurang setuju dengan hal itu. Namun Bupati Mardjoko dengan berani, beliau merubah tatanan alun-alun Purwokerto hingga mengalami perubahan sebesar 80% (delapan puluh persen). Perubahan ini berpengaruh terhadap tampilan tatanan alun-alun yang baru ini.
Dan, perubahan terakhir dilakukan diakhir Tahun 2014 oleh Bupati Husein, dengan menerapkan konsep Modern Cityzen Park yang sudah diterapkan dibeberapa negara Seperti Australia, Singapure, Thailand, New Zealand dan beberapa kota-kota besar di Indonesia seperti Surabaya, Malang, Semarang, Bali, Lombok, dll. Tujuan utama diubahnya tampilan alun-alun ini adalah membuat kota Purwokerto menjadi semakin rapi dan tertata, serta memanjakan mata pengunjung yang sedang berekreasi maupun bersantai.
Berikut Preview alun-alun Purwokerto Terbaru.
 

Obyek Wisata Small World Purwokerto, Serasa Keliling Dunia Dalam Sehari ...

Taman Miniatur Dunia Ketenger Baturaden - Jawa Tengah adalah salah satu objek wisata yang berada di lereng gunung slamet jawa tengah, tepatnya desa ketenger baturaden - jawa tengah, dan tidak jauh dari titik kota purwokerto, dengan jarak kisaran 15 KM, dan dapat di tempuh dengan waktu kurang lebihnya 30 menit.

Taman Miniatur Dunia ini di bangun dengan tujuan untuk edukasi masyarakat dan wisatawan yang berkunjung untuk lebih mengenal icon-icon negara atau ciri khas dari negara yang ada di dunia.

Taman Miniatur Dunia atau sering disebut small world baturaden yang di bangun pada tahun 2016 mempunyai beraneka ragam miniatur icon dunia, seperti (yang sudah ada) Kincir Angin khas Belanda dengan bunga tulip yang khas belanda, Patung Merlion, Twin Tower, Big Ben, Colosseum, Angkorwatt, Menara Eiffel khas prancis, Kinkakuji, Taman Bunga Sakura khas jepang, Opera House Sidney khas australia dan banyak lainnya


Tentunya ada karya dari Indonesia seperti Rumah Tradisional seperti dari daerah Sumatera dan Papua dengan rumah Honai, Tugu Monas, Patung Soedirman dan ada Miniatur Bundaran HI juga loh.

Oh iya Taman Miniatur Dunia ini buka setiap hari dari Jam 7 Pagi hingga 10 Malam dan pada Week End atau Sabtu – Minggu hingga jam 12 malam.

Ayo regudugi atau datangi ramerame bersama keluarga atau teman se geng buat refreshing sambil belajar tentang bangunan dan keajaiban dunia. Tarifnya tiket masuk / HTM hari biasa adalah 15 ribu dan pada hari sabtu – minggu 20 ribu.
Lokasinya juga mudah dijangkau, terletak di Jalan Raya Barat Baturraden, sekitar 2.5km dari lokawisata Baturraden atau 500 meteran dari pertigaan yang ke arah Curug Bayan. Rute atau Denah lengkapnya bisa dilihat di Google Maps.
Small World Purwokerto
Alamat: Jl. Raya Barat Baturraden, Ketenger
No. HP/Telp: 082233000081, 085602001008
Review sekilas video Wisata Miniatur Dunia Purwokerto, referensi untuk liburan kalian.

Wisata Curug Gomblang Baturaden - Purwokerto Satria

Curug Gomblang kini mulai berbenah untuk lebih menarik wisatawan. Dari perbaikan akses jalan hingga fasilitas yang terus dikembangkan. Yang kini sedang marak adalah adanya selfie deck dengan view Curug Gomblang yang eksotis. Kami pun sempat mencoba meskipun ngantri :D. Curug Gomblang ini cukup dekat dari Kolam Renang Baturagung, sekitar 15 menitan dengan kendaraan. Jika dari kota Purwokerto menurut kami sih paling enak lewat pertigaan pasar karanglewas ke utara, bisa ditempuh sekitar 30 menit sampai 1 jam. Atau bisa dari karangsalam (UNWIKU ke utara) atau dari ketenger searah dengan jalur bukit Tranggulasih.

Terakhir kami ke Curug Gomblang pada akhir Juni 2016 lalu saat week end memang ramai pengunjung. Antrian foto selfie deck juga cukup lama. Tiket antrian Foto disini masih gratis, dan saat itu sedang dibuat tempat untuk loket antrian dan pembelian tiket foto selfie. Setelah taman bunga dan loket jadi tentunya gak gratis lagi. Biar tertib juga sih dan tentunya untuk tenaga fotografer atau tukang fotonya.

Tarif masuk Curug Gomblang per orang adalah Rp. 5.000,- dan parkir kendaraan kalau tidak salah 2000 / motor atau 5.000 / mobil. Akses jalan dari gerbang pertama hingga lokasi parkir terdekat lokasi Curug Gomblang masih bebatuan, belum diaspal, tapi bisa dilewati kendaraan baik motor maupun mobil, atau bisa juga jalan kaki dari gerbang loket pertama.
Curug Gomblang bisa juga diakses jalan kaki lewat bendungan PLTA Micro Hidro Baturagung yang berada dibawahnya. Tapi tetep ada juga loketnya dibawah.

Kalau ingin suasana santai, jangan datang saat liburan atau week end, tapi kami juga belum pernah ke sana saat hari kerja heheh. Saat week end atau liburan, disana juga ada ada penjual makanan. Oh iya dilokasi Curug Gomblang juga ada kamar ganti, jadi beberapa rekan Kami juga sempat ciblon atau mandi di kali dibawah Curug. Karena mandi di Curug dilarang kecuali dengan pemandu, alat memadai dan sudah berpengalaman. Karena konon menurut pemandu disitu cukup dalam dan dibawah ada pusaran air masuk dan di kedalaman 10 meter ada rongga masuk seperti gua yang ada ruangan berudara juga.
Penasaran dengan Curug Gomblang? Datang aja langsung ke lokasi yang berada di Desa Baseh, Kecamatan Kedungbanteng. Lebih detilnya silahkan lihat di peta google maps dibawah.